Kenapa Gadai BPKB Ditolak? 7 Penyebab dan Cara Mengatasi

Kenapa Gadai BPKB Ditolak? 7 Penyebab dan Cara Mengatasi

Gadai BPKB bisa ditolak karena dokumen tidak lengkap, BPKB bukan atas nama sendiri, kendaraan tahun terlalu lama (>15 tahun), kondisi kendaraan buruk, riwayat kredit bermasalah, income tidak mencukupi cicilan, atau hasil survey tidak memenuhi. Lengkapi dokumen, perbaiki kondisi, tunjukkan income stabil untuk reapply sukses.

Ditolak saat apply gadai BPKB memang bikin frustrasi, apalagi kalau lagi butuh dana mendesak. Tapi tenang, penolakan bukan berarti akhir segalanya. Kebanyakan kasus penolakan sebenarnya bisa diperbaiki dan apply lagi dengan peluang lebih besar.

Artikel ini bakal jelasin 7 penyebab paling sering kenapa gadai BPKB ditolak, dan yang lebih penting—cara mengatasinya supaya bisa apply lagi dengan lebih siap.

Apakah Normal Ditolak Gadai BPKB?

Ya, sangat normal. Rejection rate untuk gadai BPKB berkisar 15-25% dari total pengajuan. Artinya dari setiap 100 orang yang apply, sekitar 15-25 orang mengalami penolakan.

Penolakan bukan berarti Anda “gagal” atau ada yang salah dengan Anda sebagai pemohon. Lebih sering, ini masalah teknis atau administratif yang bisa diperbaiki. Yang penting adalah memahami alasannya dan tahu langkah apa yang harus diambil.

7 Penyebab Utama Gadai BPKB Ditolak

1. Dokumen Tidak Lengkap atau Tidak Valid

Ini penyebab paling umum. KTP tidak sesuai dengan Kartu Keluarga, STNK sudah mati pajaknya, atau slip gaji/mutasi rekening sudah kadaluarsa (lebih dari 3 bulan).

Untuk karyawan swasta, pastikan slip gaji dan SK pegawai masih update. Sementara untuk wiraswasta, mutasi rekening minimal 3 bulan terakhir harus menunjukkan cashflow konsisten. Sedangkan driver ojol perlu screenshot earnings app yang lengkap plus bukti transfer rutin ke rekening.

Cara mengatasi: Cek kelengkapan dokumen minimal 2 kali sebelum submit. Baca panduan lengkap cara gadai BPKB untuk memastikan tidak ada yang terlewat.

2. BPKB Bukan Atas Nama Sendiri

Adira Finance hanya menerima BPKB yang atas nama pemohon sendiri. Kalau BPKB masih atas nama istri, orang tua, atau bahkan nama sebelumnya (belum balik nama setelah beli second), ini akan jadi masalah.

Cara mengatasi: Ada dua opsi—balik nama BPKB dulu ke nama sendiri (proses sekitar 1-2 minggu), atau gunakan surat kuasa notaris dari pemilik BPKB. Tapi opsi surat kuasa tidak selalu diterima, lebih aman balik nama.

3. Kendaraan Tahun Terlalu Lama

Mobil yang sudah berumur lebih dari 15 tahun umumnya ditolak. Motor lebih dari 10 tahun juga sulit approved. Kenapa? Karena nilai depresiasi sudah terlalu rendah dan spare part mulai susah dicari.

Kalau punya motor entry level seperti Beat atau Vario tahun lama, pertimbangkan untuk upgrade dulu ke tahun lebih baru sebelum gadai. Begitu juga untuk motor premium seperti PCX atau NMAX, tahun di atas 2015 lebih aman. Untuk mobil keluarga seperti Avanza atau Xenia, tahun 2010 ke atas masih punya peluang bagus.

Cara mengatasi: Kalau kendaraan memang sudah terlalu tua, sayangnya tidak banyak yang bisa dilakukan selain upgrade ke kendaraan lebih baru atau coba lembaga pembiayaan lain dengan kriteria lebih longgar.

4. Kondisi Kendaraan Tidak Layak

Bahkan kendaraan yang tahunnya masih oke bisa ditolak kalau kondisinya buruk. Cat kusam parah, body keropos atau penyok banyak, mesin berasap hitam, interior sobek atau rusak berat—semua ini bisa jadi alasan penolakan.

Modifikasi ekstrem juga sering jadi masalah. Mobil yang di-cutting untuk racing, motor yang diubah total sampai tidak mirip aslinya, atau kendaraan dengan part aftermarket banyak biasanya lebih susah disetujui.

Cara mengatasi: Sebelum survey, lakukan perbaikan basic—cat ulang kalau perlu, service mesin supaya tidak ngebul, bersihkan interior. Investasi Rp2-5 juta untuk perbaikan bisa bikin selisih approval atau rejection yang nilainya puluhan juta.

5. Riwayat Kredit Bermasalah

Adira Finance akan cek riwayat kredit Anda di sistem BI Checking atau SLIK OJK. Kalau ada riwayat nunggak kredit lain, pernah blacklist, atau sedang ada cicilan macet di tempat lain, kemungkinan besar akan ditolak.

Cara mengatasi: Selesaikan dulu tunggakan yang ada. Kalau memang sudah clear, tunggu minimal 3-6 bulan sampai status di BI Checking bersih sebelum apply lagi. Baca juga artikel apa yang terjadi kalau tidak bisa bayar cicilan untuk memahami pentingnya menjaga riwayat kredit.

6. Income Tidak Mencukupi untuk Cicilan

Adira Finance punya perhitungan debt-to-income ratio. Idealnya, cicilan gadai BPKB tidak boleh lebih dari 30-40% dari penghasilan bulanan. Kalau penghasilan Rp5 juta tapi apply pinjaman yang cicilannya Rp2,5 juta per bulan, kemungkinan besar ditolak.

Untuk pemohon dengan income variabel seperti freelancer atau driver ojol, ketidakkonsistenan penghasilan juga bisa jadi masalah kalau tidak bisa dijelaskan dengan baik.

Cara mengatasi: Pilih tenor lebih panjang supaya cicilan lebih kecil. Misalnya daripada tenor 12 bulan dengan cicilan besar, pilih 24 atau 36 bulan dengan cicilan yang lebih ringan dan sesuai kemampuan.

7. Hasil Survey Tidak Memenuhi Kriteria

Survey bukan sekedar formalitas. Surveyor akan cek alamat (apakah benar ada dan sesuai KTP), pekerjaan (apakah jelas dan stabil), dan kondisi lingkungan.

Kalau alamat tidak ditemukan, pekerjaan tidak jelas, atau jawaban saat survey tidak konsisten dengan data di form, ini bisa jadi red flag.

Cara mengatasi: Pastikan alamat mudah ditemukan dan sesuai KTP. Berikan jawaban yang jujur dan konsisten. Kalau ditanya soal pekerjaan atau penghasilan, jelaskan dengan detail yang sama seperti di form aplikasi.

Cara Mengatasi Penolakan & Apply Lagi

Kalau sudah ditolak, jangan langsung menyerah. Ikuti langkah-langkah ini:

1. Minta Penjelasan Alasan Penolakan

Hubungi customer service dan tanya spesifik kenapa ditolak. Apakah karena dokumen, kendaraan, atau hal lain? Penjelasan yang jelas membantu Anda tahu apa yang harus diperbaiki.

2. Perbaiki Poin yang Jadi Masalah

Kalau masalahnya dokumen tidak lengkap, lengkapi. Kalau kondisi kendaraan, perbaiki. Kalau income tidak cukup, pertimbangkan pinjaman lebih kecil atau tenor lebih panjang.

3. Tunggu Waktu yang Tepat untuk Reapply

Jangan apply lagi esok harinya. Tunggu minimal 1 bulan kalau masalahnya minor (dokumen kurang), atau 3-6 bulan kalau masalahnya lebih serius (riwayat kredit, kondisi kendaraan).

4. Siapkan Dokumen Lebih Lengkap

Saat apply lagi, pastikan semua dokumen tidak cuma lengkap tapi juga update dan sesuai kriteria. Ini menunjukkan keseriusan dan meningkatkan kredibilitas.

Tips Agar Tidak Ditolak Sejak Awal

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Cek kelengkapan dokumen 2 kali, pastikan BPKB atas nama sendiri, perbaiki kondisi kendaraan sebelum survey, pilih plafon realistis (70-75% taksiran), tunjukkan income stabil, dan berikan jawaban konsisten saat survey.

Berapa Lama Bisa Apply Lagi Setelah Ditolak?

Tidak ada aturan baku, tapi panduan umumnya: minor issue (dokumen kurang) tunggu 1 bulan, major issue (kondisi kendaraan, income) tunggu 3 bulan, very serious (blacklist kredit) tunggu 6 bulan – 1 tahun. Gunakan waktu ini untuk memperbaiki masalah yang ada.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Ditolak di satu tempat, bisa coba tempat lain?

Bisa, tapi tidak recommended kalau masalahnya fundamental (kendaraan terlalu tua, riwayat kredit buruk). Lebih baik perbaiki masalah dulu.

Kalau BPKB atas nama istri bisa tidak?

Umumnya tidak bisa. Harus balik nama dulu atau pakai surat kuasa notaris, tapi surat kuasa tidak selalu diterima.

Motor tahun berapa yang pasti diterima?

Motor tahun 2015 ke atas dengan kondisi baik punya peluang approval 85-90%. Semakin baru, semakin tinggi peluangnya.

Jangan Menyerah – Banyak yang Berhasil di Attempt Kedua

Penolakan gadai BPKB bukan akhir segalanya. Justru ini feedback tentang apa yang perlu diperbaiki. Sekitar 50-60% pemohon yang pernah ditolak berhasil approved di attempt kedua setelah memperbaiki masalah. Kuncinya adalah sabar, teliti memperbaiki masalah, dan apply lagi dengan persiapan lebih matang.

💬 Pernah Ditolak atau Mau Konsultasi Sebelum Apply?

Chat WhatsApp sekarang untuk ajukan Gadai BPKB. Tim kami bantu pastikan dokumen lengkap, kendaraan memenuhi syarat, dan pengajuan Anda diproses dengan peluang approval maksimal. Success rate reapplication 50-60% dengan persiapan yang tepat!